Senin, 02 Juni 2014

New adidas Real Madrid 2014/15 kit. Wear it or fear it

 Finally the new Adidas Real Madrid 214/15 has revealed. The new Home, Away, Keeper, and training jersey for Real Madrid. No jersey is more admired. No jersey is most feared. Which side are you on. http://adidas.realmadrid.com #wearitorfearit




Tonight from 22:00, the Santiago Bernabéu Stadium will play host to the presentation of Real Madrid's new kits for the 2014/15 season. Adidas and the Whites will be displaying one of their most spectacular collections since starting their collaboration together.

This collection ensures that every item of clothing will be eye catching next season. The event, which will take place in the esplanade beside gate 0 in the Santiago Bernabéu, will be full of surprises and will include an enormous projection of the jersey the European champions will be wearing next season onto the stadium.



My Belitung Destination - Third Destination : Tanjung Tinggi Beach


Tanjung Tinggi Beach, Pantai indah penuh pesona
Hari sudah semakin sore dan saya beserta keluarga akhirnya memutuskan untuk pergi ke Pantai yang sangat fenomenal karena merupakan Pantai yang sering dikunjungi oleh Laskar Pelangi. Juga merupakan lokasi syuting film Laskar Pelangi.

Masih ingat film fenomenal Laskar Pelangi yang berhasil menarik jumlah penonton sebanyak lebih dari 3 juta orang. Nah salah satu lokasi syuting film tersebut adalah pantai indah yang ada di Pulau Belitung yaitu Pantai Tanjung Tinggi.

Pantai Tanjung Tinggi terletak 30 kilometer dari kota Tanjung Pandan. Pantai yang biasa disebut Pantai Bilik oleh warga lokal ini memiliki keindahan yang sangat mempesona. Letak Pantai Tanjung Tinggi juga tidak jauh dari pantai Tanjung Kelayang di Desa Keciput, Kecamatan Sijuk.
 
Pantai Tanjung Tinggi memiliki pasir pantai yang berwarna putih bersih yang menghampar sepanjang 100 meter. Memang garis pantai Tanjung Tinggi ini tidak sepanjang pantai lain di Belitung, namun keindahannya boleh diadu dan tak kalah dengan yang lainnya. 
 
 
 
Disini pengunjung bisa bermain atau menaiki batu-batu raksasa tersebut sambil berpose untuk diabadikan dalam foto. Memang dengan latar dan "properti alam" berupa batu-batu besar itu, hasil foto akan tampak lebih indah dan eksotis.
Selain batu-batu besar, hal yang membuat betah para pengunjung di pantai ini adalah, tempatnya yang bersih dengan pasir putih yang lembut dan air laut yang berwarna biru kehijauan membuat siapa saja enggan untuk beranjak dari pantai ini.
 

Perjalanan hari pertama telah usai. Namun masih banyak tempat yang belum kami kunjungi. Jadi tetap ikuti perjalanan saya di "Dude also Write"

 

My Belitung Destination - Second Destination : Dewi Kwan Im Vihara


Setelah mengunjungi SD Muhammadiyah, Kami mengunjungi Museum Andrea Hirata Namun laporan perjalanan saya disana akan saya kunjungi di lain waktu. Kali ini setelah saya mengunjungi museum tersebut, Saya mengunjungi sebuah Wihara yang menurut kawan dari tante saya merupakan wihara yang sudah sangat tua di Belitung. Tepatnya di Kampung Burung Mandi. Saya lalu menuju kesana dengan mobil.

Vihara Budhayana Dewi Kwan Im berada di kampung Burung Mandi yang terletak di kabupaten Belitung Timur. Vihara ini bisa ditempuh dari bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan dalam waktu sekitar 2 jam. Lokasi vihara berada tidak jauh dari pantai Burung Mandi dan juga pantai Bukit Batu. Bahkan pantai Burung Mandi bisa terlihat dikejauhan dari Vihara. Vihara Budhayana Dewi Kwan Im didirikan pada tahun 1747.
Jadi Vihara ini berumur cukup tua lebih dari 250 tahun sudah berdiri di Belitung. Kalau anda berkunjung ke provinsi Bangka Belitung ada dua Vihara Dewi Kwan Im yang terletak di pulau berbeda. Vihara yang sedang dibahas disini adalah Vihara Dewi Kwan Im yang berada di pulau Belitung.
Selain sebagai penghasil timah, dahulu Belitung juga dikenal sebagai penghasil nikel pada masa Sultan Mahmud Badaruddin. Sultan ini adalah salah satu pemimpin dari Kesultanan Palembang Darussalam yang menguasai Belitung. Karena kekayaan sumber daya alamnya, penjajah Belanda merebut pulau Belitung. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di pertambangan nikel di Belitung, Belanda membawa banyak pekerja dari Tiongkok. Kemungkinan para pekerja yang tinggal di kampung Burung Mandi inilah yang mendirikan Vihara Budhayana Dewi Kwan Im.
Gapura Pintu Masuk Vihara Dewi Kwan Im
Vihara Dewi Kwan Im Diatas Tanah Berpunuk
Konon berdasarkan cerita, ada seorang nelayan yang menemukan patung Budha Bodhisattva di pantai yang berada di kampung Burung Mandi. Ketika ditemukan patung ini terbenam sebagian dalam pasir pantai. Patung yang ditemukan oleh nelayan tersebut kemudian menjadi buah bibir masyarakat sekitar yang akhirnya menyebar ke daerah lain.


Orang-orang yang mendengar cerita tersebut kemudian mengatakan, bahwa itu semua adalah kehendak Yang Maha Kuasa. Penemuan patung Budha Bodhisattva adalah pertanda baik yang bisa melindungi kampung mereka dari pengaruh roh jahat. Sebagai wujud terima kasih, masyarakat sekitar kemudian membangun Vihara disekitar lokasi penemuan patung yang sekarang dikenal dengan nama Vihara Budhayana Dewi Kwan Im.
Ketika baru datang ke Vihara Budhayana Dewi Kwan Im di kampung Burung Mandi, maka anda akan disambut oleh gapura berwarna pink dengan sentuhan merah diatapnya. Didepan tiang penyangga gapura terdapat dua buah patung hewan. Saya kurang tahu hewan didepan gapura ini disebut dengan apa. Ketika anda masuk melewati gapura kedalam areal parkir, maka sudah terlihat keindahan Vihara Budhayana Dewi Kwan Im. Vihara ini didirikan diatas tanah yang lebih tinggi dari area di sekitarnya. Vihara ini didominasi dengan warna merah dan warna pink. Ada beberapa tangga yang bisa digunakan untuk naik ke vihara yang berdiri diatas tanah berpunuk-punuk. Fondasi batu gunung yang dicat berwarna merah bisa terlihat jelas menahan vihara diatas tanah.
Gazebo di Salah Satu Bagian Vihara
Patung Dewi Kwan Im
Pada bangunan utama Vihara Budhayana Dewi Kwan Im anda akan menemukan sejumlah tiang penyangga berbentuk silinder. Pada beberapa tiang ini terdapat ornamen berupa naga berwarna hijau yang melingkari tiang. Kepala naga tersebut menyembul keluar dari tiang sehingga hampir mencapai atap vihara. Anda juga akan menemukan beberapa lampion yang tergantung di langit-langit vihara. Di bangunan ini terdapat altar dengan empat buah vas kecil yang dipenuhi dengan bunga. Tepat ditengah altar terdapat sebuah wadah dari kuningan tempat menaruh dupa. Tepat dibelakang altar ini terdapat patung Dewi Kwan Im. Ada ornamen lampu cantik berbentuk teratai di kedua sisi patung.
Pada salah satu bagian vihara Budhayana Kwan Im juga terdapat semacam gazebo terbuka dengan atap bertingkat dua. Di puncak atapnya terdapat sebuah bola berwarna merah. Di bagian bawah atap terdapat semua meja semen. Diatas meja ini diletakkan sebuah guci kuningan tempat menaruh dupa. Saya kurang tahu gazebo ini digunakan untuk persembahan terhadap dewa apa.
Ada beberapa bangunan lainnya yang berada di Vihara Budhayana Kwan Im. Bangunan tersebut salah satunya digunakan untuk beribadah kepada Budha. Sementara banguanan yang lain digunakan untuk berdoa kepada dewa laut bernama Toapekong kalau saya tidak salah tulis. Anda juga bisa meminta pengurus vihara untuk diramal menggunakan sejumput bambu yang berisi tulisan. Kumpulan bambu kecil ini akan diguncang-guncang dalam wadahnya hingga beberapa bambu terjatuh. Nah, dari bambu yang terjatuh itulah bisa terlihat peruntungan anda.
Dewi Kwan Im adalah Dewi yang terkenal dengan kasih sayangnya terhadap manusia. Oleh karena itu Dewi Kwan Im juga mendapatkan julukan Dewi Welas Asih. Berdasarkan ajaran yang berkembang terutama di Asia bagian timur, nama Dewi Kwan Im dipercaya berasal dari Avalokitesvara yang merupakan bahasa Sansekerta. Oleh karena itu diluar Indonesia, Dewi Kwan Im juga dipanggil dengan nama Dewi Guanyin yang merupakan terjemahan dari Avalokitesvara.
Kalau ingin melihat upacara peribadatan di Vihara Budhayana Dewi Kwan Im, anda sebaiknya datang pada saat hari besar keagamaan. Karena pada saat itulah vihara ini dipenuhi oleh pengunjung. Setelah selesai mengunjungi vihara, anda bisa lanjut berkunjung ke pantai Burung Mandi yang berada tidak jauh dari vihara. Jadi sekali jalan bisa langsung mengunjungi dua objek wisata sekaligus di Belitung.

Tetap ikuti perjalan saya di "Dude also Write"

My Belitung Destination - First Destination : SD MUHAMMADIYAH


Panorama luar biasa yang sungguh menggugah jiwa.
     Hari yang cerah, saya sudah siap berjalan menuju Bandara Soekarno-Hatta bersama tante, nenek dan 2 sepupu saya untuk berlibur. Destinasi kami kali ini adalah sebuah provinsi yang sangat terkenal dengan keindahan pantainya dan panorama yang menakjubkan. Provinsi yang dikenal dengan Negeri Laskar Pelangi, Belitung. 

     Perjalanan kami diawali dengan sampainya kami di H.A.S. Hanandjoeddin Airport dengan selamat pada pukul 08:00 pagi. Disana kami lalu menyantap sarapan di sebuah warung yang sederhana didekat bandara namun merupakan destinasi wajib para turis domestik maupun mancanegara. Yaitu Warung Mak Sanah Cave Senang. Santapan yang wajib dicoba adalah Mie Belitung. Memang porsinya menurut saya pribadi kecil namun lezat haha. Perjalanan kami lanjutkan menuju Hotel Pondok Impian yang merupakan tempat kami bernaung selama berlibur disana. Kamar yang kami tempati adalah Kamar Kuda Laut.
     Tanpa perlu berlama-lama, kawan dari Tante kami menunjukkan beberapa destinasi-destinasi yang patut dikunjungi. Yaitu pertama kami mengunjungi SD Muhhamadiyah yang merupakan SD tertua di Belitung. Namun yang kami datangi adalah replika dari SD tersebut karena bangunan yang asli telah runtuh. Lokasinya yang panas dan berada diatas bukit pasir menambah kesangaran daerahnya yang mungkin bersuhu diatas 32 derajat.
SD Muhhamadiyah, SD Tertua di Belitung.
Disana masih dengan jelas terpampang kelas yang sangat ironis dengan bangku dan lemari yang sudah sangat reyot, Papan tulis yang usang dan ada ruangan kepala sekolah yang sudah usang dan ujung bangunan yang disanggah dengan 2 batang pohon yang besar. Disana ada juga sumur dan kamar kecil yang sudah rusak. Melihat hal tersebut membuat saya langsung merasa sangat beruntung bisa bersekolah di sekolah yang layak. Saya lalu mengingat cerita seorang penulis yang sangat menginspirasi saya yaitu Andrea Hirata yang menceritakan perjuangan Ibu Muslimah yang berjuang mengajar anak-anak Laskar Pelangi. Kesabarannya menunggu 10 anak yang menentukan masa depan sekolah tersebut. Lalu ketulusan hati seorang guru yang patut saya acungi jempol. Kesederhanaan yang sungguh menggugah hati membuat saya terus mengenang keindahan dibalik hancur dan bobroknya sekolah di Gantung, Belitung Timur ini.

Ikuti perjalanan saya berikutnya hanya di "Dude Also Write"

SWAG SWAG SWAGGIE!!!

Look as confident as you are to become SWAG


To begin let's define the word SWAG.

What is SWAG?


Being swag this is the way you dress, behave and express themselves.
Rebellion comes into SWAG
The Criterion of being SWAG is:
  • It is always smiling (I'm not telling you to smile as if you insult).
  • He speaks well.
  • He has talent.
  • He has many friends he is known by many people.
  • He dresses style and circumstances.
  • It is necessary to achieve its objectives
This is what teenagers like the most to wear i think. You can look casual, You can look damn cool, and you can look fuckin handsome with this style haha... But this style just start by yourself.

SWAG is your lifestyle not just how you dress
I warn you we don't get swag overnight all this it works (All persons who have succeeded in the lives we worked to achieve this status is not up to overnight to say I'm going to seduce all women or I'll become president).

In short it is a person who has charisma but swag is more than charisma. (It's magic).

Okay now let's see how to increase swagg (swagg up!) As the U.S. said.

1 - Already for <swagg up! > It starts with smile when you see a person smile you say that this person is happy, content.C is the feeling that people will be seeing you. (Warning I did not say show all the teeth as a con).

2-We must get out, meet people, go to parties, but do not worry we will all have articles on this subject.

3-Then you have to have talent that will get you noticed as dance, learn blender, theater, rap or sing out.

4 - We must learn to dress style and all that but there will also be full of article about it (do not worry).

ITEMS TO BECOME SWAG!
  • SNAPBACK HAT
  • FITTED JEANS
  • CARDIGANS
  • LOOSE SHIRT
  • HOODIES
  • CHINO PANTS
  • VESTS
  • PRINTED SHIRT
  • SHOES ARE BASICS ( TOMS, CONVERSE, ADIDAS, NIKE, DR.MARTINS,etc)
  • JEWELRY LIKE EARING, NECKLACE, etc
  • DENIM BAGS 
  • WATCH
  • VARSITY JACKET
  • etc
    hangout time? WEAR THIS and you'll ROCK the day

You can go to college with this style

Being formal but do not forget to being SWAG

some of inspiration
SWAG IS NOT A HOBBY, IT'S MY OCCUPATION


BE YOURSELF. Create your own SWAG Style ;)